Duh anakku…
Tak kusangka hadirmu didiriku
Hingga harus kulepas kepergianmu
Maafkan ya nak Bundamu
Tak berujung fikirku
Saat tersudut di relung kalbu
Kelu lidah membeku
Menuai tangisan sedu
Duh anakku…
Bila rindu mendatangimu
Jangan lah kau surutkan langkahmu
Menujulah padaku…Ibumu…
Tak tergantikan sosokmu
Saat Ibumu ini menuju pencipta-Mu
Syahdu kita bersatu
dalam rentang waktu melepasmu
Tegarkan aku, kuatkan aku,
Ibumu…
Duhai anakku…
Dalam genggaman-Mu
Sepenggal yang tersisa,
Banjarbaru tanah banyuku,
05 Maret 2009.