Jika dalam duka ada segala
Maka akan kugali dia dengan gembira
Sayangnya bahagia menuntut derita
Hingga hanya makna yang mengukir kata

Terbelengguku dalam penat
Menghimpit jiwa dengan beban yang berat
Akankah hanya mengejar kelebat
Dalam hunus sesal yang menggeliat

Oh gembala…
Sungguhku merasa engkaulah damba
Jika tak lekang kurangkai makna
Dalam langkahmu tertatih dusta

Kemana ku membawa
Galau jiwa meretas rana
Fana sukma melecut murka
Menggiring asa dalam balur luka

Oh kelana…
Sungguhku merasa engkaulah aroma
Jika tak lusuh kubingkai asa
Dalam genggammu tersia cita

Dimana kuletakkan kuasa
Pundak angan tlah lelah bertahta
Hangat jiwa tak lagi merona
Menyusuri hasrat dipahit cinta

“Medio Banjarbaru Tanah Banyuku”
03 Oktober 2009

Tinggalkan komentar